UMAR USMAN 16 B

WE GO BIG OR GO HOME !

Military Camp : Aye Sir !

1 Comment

Penulis : Fahmi Trimerdati Ramadan/ Boss Tri

Di persimpangan saya berdiri antara melangkah atau mundur karena saya tahu 2 hari ke depan akan terasa berat, menguras fisik dan mental. Tapi pada kenyataannya saya hanya punya satu pilihan : MELANGKAH!. Dan perjuangan kami di markas Yonzikon 13 dimulai

Pagi itu setelah turun dari truk TNI, kami, mahasiswa Umar Usman segara berkumpul di lapangan dan dibagi dalam beberapa kelompok untuk dilatih baris berbaris. Sebelumnya kami sudah diajarkan yel yel yang akan dipraktikkan nanti. Sore harinya kami berkumpul untuk diperkenalkan pada senapan berjenis Pindad SS1, bagaimana merakit dan memasangnya kembali dan beberapa mahasiswa diberikan kesempatan untuk mencoba menggunakan senapan tersebut. Beberapa Boss sangat antusias mencoba senjata tersebut kecuali saya yang tak terlalu menyukai kekerasan. Hingga kegiatan itu berakhir sebelum maghrib.

Setelah maghrib kami melanjutkan dengan pentas seni dari tiap tiap kelompok besar. Kelompok kami sebelumya sudah memutuskan untuk menampilkan tari kecak ala kelompok 16. Saya kebagian menjadi seorang penari utama dan ditemani Boss Ded dari 16a. Saya mengapresiasi hasil kerja keras teman-teman yang menurut saya berbeda dibanding kelompok-kelompok lain. Im really proud of you guys. Malam semakin pekat dan acara kami pun berakhir. Saya tidak tahu pasti jam berapa hari itu, yang saya tahu kami benar-benar kelelahan.

Suara senapan membangunkan kami ditengah lelap tidur kami. Dalam sekejap kami sudah harus berkumpul di lapangan dan saya tahu it’s jurit malam time! kembali kami dibagi dalam beberapa kelompok dan harus melewati beberapa pos dengan tantangan yang berbeda beda. Menjelang subuh seluruh tim sudah menyelesaikan tantangan dan bergegas mempersiapkan diri menuju Masjid untuk solat subuh. Setelah itu kami melakukan beberapa aktifitas sampai siang hari setelah itu kami melakukan tantangan terakhir yakni halang rintang. Semua kelompok besar bergegas menuju tkp dan diberikan penjelasan untuk melalui rintangan-rintangan tersebut. Kelompok demi kelompok telah menyelesaikan seluruh rintangan. Hingga tiba giliran kami. Semua anggota sangat bersemangat melakukan halang rintang tersebut hingga kami mencatatkan waktu dua menit tiga puluh detik. Saya rasa kami mencatat waktu tercepat dan saya kembali bangga dengan kawan-kawan saya ini. Setelah itu kami membersihkan diri untuk bersiap-siap upacara penutupan. Setelah upacara selesai kami pun pulang kembali diantar mobil truk TNI.

Banyak pelajaran penting yang saya dapatkan dari tantangan tersebut namun yang paling membekas dari ingatan saya adalah tentang kedisiplinan.

Advertisements

One thought on “Military Camp : Aye Sir !

  1. nggak suka kekerasan, ciee lelaki romantis.. duh nggak ada emoticon :p
    nice tri..
    semoga banyak hal positif yang bisa dibawa pulang dari kegiatan milcamp ini yaa..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s